Tabaruk Sahabat Meraup Berkah pada Peninggalan Nabi Saw.
| Penulis |
Muhammad Thahir bin Abdul Qadir bin Mahmud Al-Kurdi |
| Editor | Akhmad Dulfikar |
| Kategori |
Tarikh/Sejarah Sirah |
| Halaman | 166 |
| Kertas | Bookpaper |
| Jenis Cover | Soft |
| ISBN | 978-602-6264-38-1 |
| Berat | 164 gram |
| Dimensi | 14,8 x 21 cm |
Buku ini merupakan hadis tematik yang menjelaskan bagaimana para Sahabat Rasulullah Saw. bertabaruk, ngalap berkah atau mencari berkah dengan situs-situs Rasulullah Saw. Situs yang dimaksud mencakup segala hal yang berkaitan dengan Rasulullah Saw., baik ketika beliau masih hidup atau setelah beliau wafat. Baik itu terkait tempat yang dikunjungi Nabi Saw., pakaian, sandal atau bahkan—mohon maaf—kencing beliau yang mulia juga menjadi wasilah dalam bertabaruk. Hal itu seperti yang tertera dalam beberapa hadis dalam buku ini, dan itu terjadi di hadapan Rasulullah Saw. dan mendapatkan persetujuan beliau.
Hal yang tak kalah penting dari itu semua adalah para Sahabat yang mendapatkan gelar sebagai “khairu al-qurûn” (generasi terbaik). Ketika mereka melakukan tabaruk terhadap situs-situs Nabi Saw., baik ketika Nabi Saw. masih hidup atau sesudah wafat, maka tabaruk itu sendiri dianjurkan. Tabaruk yang dilakukan para Sahabat merupakan teladan dan sekaligus contoh kepada kaum Muslimin yang ingin bertabaruk dengan orang-orang saleh, termasuk guru dan orang tua. Hal tersebut setelah memerhatikan dalil-dalil yang disampaikan oleh para ulama yang tertera dalam buku ini.
Anda yang ingin mencari berkah wajib membaca buku ini.
Maaf, belum ada data tentang penulis Muhammad Thahir bin Abdul Qadir bin Mahmud Al-Kurdi
Produk Pilihan
Mozaik Tafsir Indonesia
Membongkar Kedok Jihad Wahabi
Jalan Hamba Menuju Pintu Taqwa
Anti Panik Ketemu Jenazah
C. Snouck Hurgronje dan Wajah Islamnya
Tabaruk Sahabat
Rokok Haram, Kata Siapa?